Jumlah Gol samai Messi, Suarez Tak Tertarik Dengan Statistik

luis suarez lionel messi, luis suarez, lionel messi, barcelona, la liga, liga spanyol
luis suarez lionel messi

Luis Suarez yang meupakan pemain penyerang Barcelona menjelaskan bahwa dirinya tak tertarik untuk membicarakan jumlah gol yang Ia targetkan saat membela klubnya hingga kompetisi musim 2016-2017 berakhir.

Pemain yang direkrut Barcelona sejak Juli 2014 lalu dari Liverpool, berhasil menjebol pertahanan lawan dan membenamkan bola kegawang lawan. Ia menyumbangkan sebuah gol dari 4 gol yang dihasilkan Barcelona saat mereka menghadapi Eibar di Ipurrua dini hari tadi tanggal 23 Januari 2017.

Gol tersebut merupakan gol ketiga dalam pertandingan itu. Sebelumnya pada babak pertama menit ke 31, Denis Suarez berhasil terlebih dahulu  untuk memasukkan bola gawang yang dijaga oleh Yoel. Kemudian babak kedua disusul oleh gol kedua dari Lionel Messi di menit ke 50. 18 Menit kemudian Lusi Suarez juga ikut menjebol gawang lawang lalu pada akhirnya trio MSN lengkap menyumbangkan gol dengan gol terakhir dari Neymar dimenit ke 90+1.

Dalam pertandingan tersebut, gol Messi merupakan gol ke 15-nya dalam La Liga dan menjadikannya top skorer di liga tersebut, dan ternyata gol yang dihasilkan oleh Suarez dalam pertandingan itu pun juga gol ke 15-nya hingga saat ini. Akan tetapi untuk Suarez dalam hal statistik memberikan andil yang terbaik untuk tim tak perlu di permasalahkan selama seluruh pemain berkerjasama meraih poin penuh untuk Barnelona.

Ia mengatakan kepada Sport. “Yang terpenting adalah bagaimana membantu tim dan terus bekerja keras untuk meraih poin. Saya bahagia bisa membantu tim dan bahagia mampu menyumbangkan gol,”.

Walaupun mampu menaklukan lawannya dengan skor 4-0 namun Suarez sempat mengatakan bahwa pertandingan melawan Elbar cukup sulit pada awal pertandingan namun seiringnya waktu mereka berhasil menemukan celahnya.

Ia melanjutkan, “Kami tahu pertandingan menghadapi Elbar tadi akan sulit, dan kami harus memanfaatkan celah yang ada di pertahanan mereka. Memang kami sedikit kesulitan di awal, namun saat kami mampu unggul dulu, semua menjadi lebih mudah. Kami tahu mereka akan terus menekan kami, namun pelatih meminta kami bersabar dan memanfaatkan celah yang ada di area mereka sendiri.”

Kekhawatiran Simeone Tentang Inkonsistensi Atletico

Diego simeone atletico madrid, Diego simeone, atletico madrid la liga, liga italia
Diego simeone atletico madrid

Diego Simeone selaku pelatih Atletico Madrid, mengungkapkan pendapatnya tentang apa yang terjadi dengan tim yang diasuhnya. Ia telah menganalisa bahwa belakangan ini pasukannya tidak konsisten dalam menjalankan strategi yang diusungnya, terutama dalam pertandingan terakhir saat mereka menghadapi Athletic Bilbao.

Dalam pertandingan yang baru saja diselenggarakan Estadio San Mames, markas dari Bilbao, Atletico memang tak mampu meneruskan kemenangan mereka yang sudah mereka raih dalam tiga pertandingan sebelumnya. Tercatat dalam lima pertandingan terakhir di Serie A mereka sudah tiga kali menang dan sekali kalah dan terakhir mereka imbang.

Dalam pertandingan itu sang tuan rumah memang sedikit mendominasi penguasaan bola namun dalam hal penyerangan sang tamu unggul dalam hal menciptakan peluang. Malah dalam babak pertama di menit ke 3, Atletico berhasil lebih dulu mebenamkan bola melalui tendangan koke.

Namun sayangnya momen tersebut tak dimanfaatkan oleh punggawa Los Rojiblancos, mereka malah kemasukan dua gol melalui Inigo Lekue dimenit ke 42 dan Oscar de Marcos dimenit ke 56. Untungnya Antoine Griezmann menyelamatkan poin mereka yang hampir hilang dibawa Bilbao.

Setelah pertandingan selesai, Simeone sempat mengatakan  “Kami kini tujuh poin dari Sevilla yang ada di posisi kedua setelah apa yang telah menjadi inkonsistensi di paruh pertama. Mereka memiliki keuntungan penting untuk lolos ke Liga Champions. Saya senang dengan hasil ini karena kami meningkat,”.

Padahal Atletico merupakan klub yang diawal musim dipercaya akan berada di tiga besar atau setidaknya termasuk tim yang cukup untuk menyulitkan semua pesaingnya termasuk dua klub papan atas yaitu Real Madrid dan Barcelona. Namun sepertinya mereka sedang kesulitan konsentrasi dan mungkin karena menjelang striker andalannya yaitu Antoine Griezmann akan pindah ke liga lain.

Memang saat ini masih ada waktu tersisa namun pertarungan mendekati akhir kompetisi juga tentu diwaspadai oleh para klub lainnya. Apalagi saat ini Atletico juga sedang dibayang bayangi oleh Real Sociedad yang memiliki jumlah poin yang sama dengan Atletico belum lagi Villarreal yang hanya terpaut dengan empat poin.  Perebutan gelar juara musim ini pun semakin ketat.

Valentino Rossi Ingin Messi Ke Inter

Lionel Messi barcelona  to inter Milan, Lionel Messi,  barcelona  to inter Milan, Lionel Messi barcelona, inter Milan, Lionel Messi to inter Milan, Serie A, Liga Italia, La liga, Liga Spanyol
Lionel Messi to inter Milan

Hingga saat ini, bintang sepak bola yang masih membela Barcelona yaitu Lionel Messi, masih belum ada kepastian untuk dapat segera merampungkan urusannya dalam hal perpanjangan kontrak yang menjadi polemik di tubuh klubnya. Hal ini menyebabkan banyak spekulasi kabar yang beredar tentang pemain asal Argentina itu.

Masa bakti sang bintang masih tersisa satu setengan musim kompetisi lagi, yang artinya sebelum musim 2017-2018 berakhir, sang pemain harus mendapat kepastian perpanjangan atau tidak. Jika tidak tentunya masih banyak klub klub lain yang masih memerlukan keahlian dari Messi, berapapun nilainya.

Dan memang pemain berusia 29 tahun tesebut terhambat dalam perpanjangan masa baktinya dikarenakan Ia ingin mendapatkan nilai yang lebih yang cukup signifikan yang tercantum di kontraknya saat ini. Dan hingga kini eegosiasi kontrak masih belum mencapai titik temu. Namun sepertinya ada yang mengatakan bahwa masa depan sang striker ipastikan masih akan tetap membela Barcelona setidaknya untuk beberapa tahun ke depan.

Da juga yang mengatakan bahwa Ia memiliki kesempatan untuk pindah klub di lintas Liga, seperti Paris Saint Germain atau juga Inter Milan seperti yang diungkapkan oleh pembalap motor GP yang terkenal, Valentino Rossi.

Memang sang pembalap lebih cenderung sebagai pendukung Inter dan jika Messi mampu didatangkan ke Inter tentu akan lebih menyenangkan. Sempat Rossi diwawancari oleh Marca tentang berita yang mengabarkan bahwa pemain sepak bola Spanyol nomoer satu di Barcelona, belum memperpanjang kontraknya. Ia sempat mengatakan: “Dia tidak melakukannya (perpanjangan di Barcelona), karena ia akan bergabung dengan Inter.Tidak, serius. Akan bagus jika Inter Milan mendapatkan dia, namun itu akan sulit.”

Memang yang dikatakan Rossi ada benarnya mengingat karena Messi mempunyai hubungan erat dengan kedekatan dengan mantan kapten dari Inter Milan dan mantan pemain timnas Argentina, Javier Zanetti, namun saat ini Ia menjadi Wakil Presiden di Inter Milan. Dan ada benarnya juga ucapan Rossi tentang sulitnya mendatangkan pemain yang sudah membela Barcelona di sepanjang karirnya.

Saat ini Messi telah menyumbangkan 27 gol dan 9 assist dari 24 pertandingannya di lintas kompetisi bersama Barca.

Kepala Griezmann Sama Berbahaya Dengan Kakinya

 

Antoine-Griezmann heading, Antoine-Griezmann Atletico Madrid heading, Antoine-Griezmann Atletico Madrid, heading, la liga, liga Spanyol
Sundulan Antoine Griezmann

Pagi dini hari tadi Tanggal 20 januari 2017, Atletico Madrid berhasil mengungguli Eibar dengan menggetarkan sang lawan sebanyak tiga kali. Selain itu mereka juga berhasil menjaga gawang mereka tetap bersih dari peluang terciptanya gol dari lawannya.

Pertandingan yang dimaksud kali ini adalah pertandingan babak perempat final Copa del Rey 2016/17 leg pertama. Pertandingan tersebut diselenggarakan di markas dari Atletico, Estadio Vicente Calderon. Ketiga gol dihasilkan oleh Antoine Griezmann dimenit ke 28, Angel Correa dimenit ke 60 dan terakhir Kevin Gameiro dimenit ke 68. Gol yang diberikan oleh Gameiro merupkan assist dari Griezmann.

Selain dari kaki yang mampu mengantarkan bola ke jaring lawan, ternyata pemain asal Prancis itu memiliki kepala mampu melalukan hal yang serupa. Tercatat golnya kali ni merupakan hasil dari pengiriman bola melalui kepalanya yang ke 14 di lintas kompetisi, setelah ia bergabung di Atletico sejak tahun 2014. Selain itu Ia juga termasuk pemain bola dengan kepala yang berbahya di Atletico sejak diasuh oleh Diego Simeone yang bergabung dari 2011.

Di peringkat pertama diduduki oleh pemain belakang Atletico asal Uruguay, Diego Godin, yang terpaut dengan 2 sundulan lebih banyak. Sementara diperingkat ketiga diisi oleh gelandang berkebangsaan Spanyol yang membela Athletic Bilbao, Raul Garcia, dengan 13 gol.

Namun secara keseluruhan gol yang disumbangkan oleh Griezmann, saat itu merupakan gol ke 70-nya  di lintas kompetisi setelah Ia bergabung di Atlettico.

Dengan kepiawaiannya, diprediksi oleh Enrique Cerezo selaku Presiden Atletico Madrid sang pemain akan tetap bertahan membela Los Rojiblancos dengan waktu yang panjang, Hal ini diungkapkan meningat kabar yang beredar bahwa sang pemain berusia 25 tahun tersebut akan diambil alih oleh salah satu raksasa Premier League, Manchester United.

Bahkan mantan pemain Real Sociedad ini dikabarkan telah mengadakan negosiasi dan tinggal beberapa langkah lagi untuk menuju perpindahannya. Konon tim setan merah sudah siap mergoh kantong sebesar 100 juta euro untuk dapat memboyon sang pemain. Dan sang pelatih mereka pun sempat menyatakan bahwa dirinya ia takkan memaksa satu pun pemainnya untuk bertahan di Atletico.

Hanya saja sang Presiden klub sempat mengatakan bahwa dirinya tak mendengar ada ketertarikan dari United. Ia mengatakan kepada Minuto “Saya tidak tahu seperti apa ketertarikan dari Manchester. Saya bisa katakan bahwa Griezmann, bahwa dia akan menjadi pemain Atletico untuk waktu yang lama.”.

 

Rakitic Rela Lompat Dari Jembatan Demi Pelatih

ivan rakitic luis enrique barcelona, ivan rakitic luis enrique, barcelona, ivan rakitic, luis enrique, la liga, liga spanyol, sevilla
Ivan Rakitic dan Luis Enrique

Pelatih Barcelona saat ini yaitu Luis Enrique sempat memastikan bahwa pemain gelandangnya yang berkebangsaan kroasia yaitu Ivan Rakitic masih merupakan pemain penting bagi klubnya. Walaupun begitu, saat ditanya tentang kontrak baru untuk sang pemain yang dianggap penting itu, sang pelatih belum mampu memberikan kepastian.

Pemain yang membela Barca sejak tanggal 16 Juni 2014 memang masih memiliki masa bakti yang cukup lama. Sejak ia meninggalkan Sevilla, Ia menandatangani kontrak dengan jangka waktu 5 tahun. Dan memang sebelumnya ia sering dimasukkan kedalam tim inti, terutama saat Barcelona diasuh oleh Pep Guardiola. Namun sepertinya akhir akhir ini Ia jarang dimainkan.

Tercatat pada musim kompetisi 2016-17, ia baru bermain sebanyak 10 kali sebagai starter di La Liga. Dan semakin berkurang jam terbangnya membuat mantan pelatih Barcelona yang kini melatih Manchester City siap memiliki keahliannya.

Seperti yang dituliskan oleh Sportmole, pelatih Barcelona pun bicara, “Rakitic adalah pemain penting, memang begitu dan akan terus begitu. Saya tak bisa memberikan penjelasan soal pembaruan kontrak. Saya tak bisa mengatakan menurut saya sendiri. Saat ini semua pemain tersedia untuk bermain. Yang saya inginkan adalah mereka dalam kondisi siap bermain ketika saya memberi kesempatan,” .

Ada anggapan bahwa pemain berusia 28 tahun tersebut sedang memiliki hubungan yang renggang. Dan dapat terlihat di beberpa pertandingan, ia menghiasi bangku cadangan saja. Namun hal tesebut ditepis oleh sang pemain. Bahkan pemain bernomor punggung 4 di Barcelona rela melakukan apapun yang diperintahkan oleh sang pelatih.

Ia pun mengatakan “Jika saya harus melompat dari atas jembatan untuknya, saya akan melakukannya tanpa ragu. Dengan hanya melihat atau tersenyum, ia sudah memberi Anda sebuah kepercayaan diri yang diperlukan untuk sukses,”.

Hal ini dikarenakan bahwa sang pelatih sudah membuatnya berkembang menjadi saat ini. Termasuk penilaiannya saat sang pelatih meminta manajemen Barca mererkrutnya dari Sevilla. Ia menambahkan “Luis Enrique telah sangat banyak membantu saya, memberikan rasa percaya diri, seperti juga yang dilakukan pada pemain lain. Enrique juga telah meminta klub untuk mengontrak saya,” .

Dua Kekalahan Madrid Karena Bermain Tak Maksimal

real madrid vs celta vigo copa del rey, real madrid vs celta vigo, copa del rey, zinedine zidane, Sevilla vs real madrid, la liga, liga Spanyol
real madrid vs celta vigo copa del rey

Pelatih Real Madrid yaitu Zinedine Zidane mengatakan bahwa klubnya memang sedang dilanda awan hitam. Tim yang diasuhnya itu baru saja mengalami kekalahan lagi pada pekan ini. Dan ini adalah kekalahan keduanya pada musim ini.

Kekalahan pertamanya adalah pada tanggal 16 Januari 2017 pada saat mereka mengunjungi markas Sevilla di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan. Mereka kalah tipis dengan skor 2-1 dan hal tersebut cukup dramatis mengingat keunggulan yang mereka dapatkan melalui tendangan penalti Ronaldo dimenit ke 67, berhasil di netralisir oleh gol bunuh diri Sergio Ramos, pada menit ke 85. Selain itu Stevan Jovetic menambah sakitnya kehilangan seluruh poin Madrid karena gol yang ia buat saat injury time dimenit ke 90+2.

Kekalahan berikutnya yang terjadi pada saat pertandingan pagi dini hari tadi tanggal 19 Januari 2017 pukul 03.15 WIB saat mereka menjadi tuan rumah dalam ajang kompetisi Copa del Rey yang sudah memasuki perempat final. Los Blancos terancam tidak lolos untuk putaran berikutnya karena mereka ditaklukan dengan skor yang sama 1-2 oleh Celta Vigo di kandang mereka sendiri, Estadio Santiago Bernabeu.

Gol dari Iago Aspas dimenit ke 64 itu sebenarnya bisa dibalas oleh bek mereka yaitu Marcelo lima menit kemudian, namun sayangnya hanya berselang satu menit saja gol mereka dibungkam oleh Jonny, yang merupakan pemain belakang juga dari sang tamu.

Untungnya kekalahan pada pertandingan melawan Celta Vigo adalah pertandingan pada leg pertama, sehingga dapat ditebus pada pertandingan berikutnya dengan catatan mereka harus membuat selisih kemenangan degnan satu gol.

Sang pelatih sempat mengungkapkan bahwa timnya memang tampil tak maksimal dan mereka perlu mengadakan perubahan jika ingin mendapatkan hasil yang positif lagi. Ia mengatakan kepada media AS, “Saya tidak tahu apa yang terjadi. Kami tidak biosa menunjukkan permainan kami, kami tidak menunjukkan intensitas permainan yang seharusnya. Ini adalah momen buruk Madrid. Kami bermain dengan buruk dan harus melakukan perubahan,”.

Zidane pun mengakui bahwa salah satu kendala Madrid terbesar adalah mereka selalu mengawali pertandingan dengan tak maksimal. Dan hal tersebut membuat lawannya bebas bermanuver dalam menerapkan strategi permainan mereka sehingga Madrid mengalami kesulitan dalam bertahan.

Ia menambahkan “Kami harus melakukan evaluasi atas apa yang terjadi di lapangan. Yang membuat saya terganggu adalah pada awal pertandingan kami tidak menunjukkan intensitas yang seharusnya. Kami sudah tahu cara bermain lawan tapi kami membiarkannya saja. Itu membuat kami kesulitan.”

Griezmann Dipastikan Akan Ke Manchester United Musim Depan

antoine griezmann Atletico Madrid to Manchester United, antoine griezmann Atletico Madrid, Manchester United, antoine griezmann to Manchester United, Atletico Madrid, antoine griezmann, la liga, premier league
Antoine Griezmann ke Manchester United

Atletico Madrid dikabarkan sedang mempersiapkan dirinya untuk melepas kepergian penyerang andalannya saat ini yaitu Antoine Griezmann. Sang bomber berkebangsaan Prancis itu akan diipinang oleh salah satu raksasa dari Liga Inggris, Manchester United dengan tebusan sebesar 100 juta Poundsterling.

Memang beberapa waktu yang lalu pelatih dari setan merah yaitu Jose Mourinho, sedang mencari striker berpengalaman dan sudah teruji dalam hal menjebol gawang lawan. Dan ia meninginkan pemain tersebut untuk disandingkan dengan penyerang mereka Zlatan Ibrahimovic. Apalagi Ia juga membutuhkan pemain yang lebih muda untuk dapan mengganti Wayne Rooney yang saat ini sudah berusia 31 tahun.

Dan profil tersebut sangat cocok dengan mesin gol Atletico, Antoine Griezmann. Tercatat dari 2014 ia membela klubnya dari 92 penampilan, ia sudah berhasil menjebol 51 gawang lawannya.

Seperti yang ditulis oleh media Inggris, The Independent, Los Rojiblancos awalnya tak rela pemain pentingnya pergi namun akhirnya bersedia melepas pemain ke Old Trafford dalam waktu tak lama lagi. Malah manajemen Atletico dan Manchester United telah mengadakan pertemuan untuk bernegosiasi membahas transfer sang pemain bernomor tujuh tersebut. Dikabarkan  biaya penebusannya senolai 100 juta Poundsterling. Dan rencananya kedua kubu akan  melakasanakan proses pemindahan sang pemain setelah kompetisi musim ini berakhir.

The Independent juga menyebutkan rencana Atletico usai melepas kepergian pemain andalannya. Mereka lebih cenderung untuk mencari pengganti Griezmann dengan skill yang tak jauh berbeda namun lebih murah. Dan dikabarkan mereka sedang menginginkan kembali

Atletico nantinya akan segera mencari striker baru. Kabarnya mereka akan mengincar mantan pemain lini depannya yang saat ini membela Chelsea yaitu Diego Costa. Mereka siap menebus striker lamanya dengan biaya sekitar 40 juta Pounds.

Paul Walsh yang merupkan mantan pemain Liverpool 1984- 1988 yang saat ini bekerja sebagai Pundit di TV, juga setuju akan pendapat itu. Ia mengatakan kepada Footbal Whispers, “Saya tidak bisa membayangkan ini akan terjadi di bursa transfer kali ini. Jika mereka bisa mendapatkannya di musim panas, saya akan senang melihat dia dan Ibrahimovic bermain bersama. Mereka akan sempurna jika bermain bersama. Griezmann adalah pemain top. Dia membuat saya antusias. Saya ingin melihat dia di Manchester United.”

Zidane Berhati hati Atur Strategi Melawan Celta Vigo

real madrid vs celta vigo copa del rey 19 Januari 2017, real madrid vs celta vigo copa del rey, real madrid vs celta vigo, real madrid, celta vigo, copa del rey, la liga, liga spanyol
real madrid vs celta vigo copa del rey 19 Januari 2017

Hari Kamis Tanggal 19 Januari 2017 besok, Real Madrid akan menghadapi Celta Vigo dalam ajang kompetisi Copa Del Rey yang sudah memasuki babak perempat final. Pertandingan yang diselenggarakan di markas Madrid yaitu Estadio Santiago Bernabeu, barulah memasuki leg pertama namun cukup mampu membuat sang pelatih Madrid, Zinedine Zidane, dengan kekuatan lawan. Ia mencoba berhati hati mengatur strategi walaupun pada saat ini klubnya berada diperingkat pertama klasemen sementara sedangkan Celta Vigo berada diurutan kedelapan.

Zidane memastikan bahwa Madrid tidak akan memandang sebelah mata kekuatan dari Celta Vigo dimana di babak sebelumnya, Vigo mampu menyingkirkan Valencia.

Hal ini sangat wajar mengingat dalam pertandingan pekan lalu, pasukannya harus menelan kekalahan dalam kompetisi La Liga saat bertarung ke markas Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan. Mereka ditekuk dengan skor tipis 2-1. Namun perihnya saat mereka unggul 1-0 kejadian tak terduga dialami oleh Madrid pada menit terakhir menjelang peluit panjang ditiup. Sergio Ramos tak sengaja bunuh diri dimenit ke 85 dan tendangan jarak jauh Stevan Jovetic menggugurkan semuan poin Madrid, dimenit ke 90+2.

Kepada media AS, Zidane mengatakan “Saya tak terkejut dengan performa celta karena mereka adalah tim yang bagus. Mereka bisa bermain bagus di semua kompetisi dengan permainan indah. Target kami besok adalah bermain dengan cara kami sendiri. Pasti akan sulit karena kami menjalani kompetisi berbeda lagi. Saya rasa permainan akan berimbang, kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti,”.

Untuk mengatasi permainan dari Vigo, Zidane merubah strategi, ia akan mencoba menggunakan formasi yang lain dari biasanya dengan harapan akan mendapatkan peluang lebih banyak. Ia akan menggunakan taktik 3-5-2.

Sang pelatih mencoba untuk menjelaskan “Laga melawan Sevilla bukan kali pertama kami memakai 3-5-2. Itu bukan formasi baru bagi kami karena kamis udah pernah memainkannya tiga kali meski baru saat melawan Sevilla kami memakainya dari awal. Meski dengan skema yang sama, cara bermainnya harus berbeda.”

Namun yang jelas, pemain bintang mereka, Cristiano Ronaldo akan merumput untuk memastikan mulusnya perjalanan mereka di Leg pertama ini.

Zidane Tak Ingin Salahkan Siapapun Tentang Kekalahan Perdana Di La Liga

sergio ramos own goal real madrid, sergio ramos own goal, real madrid, sergio ramos real madrid, Sevilla vs Real madrid, Sevilla vs Real madrid 2-1, la liga, liga spanyol
Gol Bunuh diri Sergio Ramos

Zinedine Zidane selaku pelatih dari Real Madrid, tak ingin menyalahkan siapapun terkait kekalahan perdana Real Madrid di musim ini yang baru terjadi kemarin. Kekalahan pertamanya tersebut menghentikan trend positif yang sudah dibangun Madrid dari awal kompetisi dan tak pernah kalah sekalipun. Dari 16 kali pertandingan mereka mencatatkan 12 kali kemenangan dengan 4 kali permainan imbang.

Kekalahan yang terjadi pada tanggal 16 Januari 2017 itu diterima Madrid pada saat Ia berkunjung ke di markas Sevilla di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan saat berlaga dalam kompetisi La liga pekan ke 18. Mereka kalah tipis dengan skor 2-1 dengan cara yang dramatis.

Madrid terlebih dulu menghasilkan angka melalui tendangan Penalti dimenit ke 67. Namun yang sangat disayangkan kedua gol dari Sevilla merupakan kelalaian pemain belakang Madrid salah satunya adalah Gol bunuh diri dari Ramos di menit ke 85. Namun dua menit setelah memasuki injury time, Steven Jovetic memastikan Real Madrid pulang tanpa poin dengan golnya.

Sang pelatih Madrid sepertinya tak ingin menunjuk kambing hitam atas kejadian tersebut. Ia mengatakan kepada ESPN “Itu adalah tendangan bebas dan gol bunuh diri, dan kemudian kami kehilangan bola di tengah lapangan. Namun itu bisa terjadi. Ini bukan soal kurangnya konsentrasi, hanya satu momen dalam pertandingan,”.

Ia menambahkan “Saya amat bangga dengan semua yang kami lakukan, pemain lakukan dalam 40 pertandingan. Ruang ganti tidak bahagia, bermain seperti yang kami tunjukkan, dan kemudian apa yang terjadi di lima menit terakhir. Sekarang kami harus beristirahat, memikirkan laga berikutnya, dan memulai lagi dengan motivasi penuh.”

Mungkin yang paling terpukul adalah Sergio Ramos yang melakukan gol bunuh diri melawan Sevilla. Pasalnya Sevilla merupakan mantan klub yang pernah ia bela sebelum ke Madrid. Selain itu gol bunuh diri yang dilakukan Ramos merupakan gol pertamanya selama Ia menjalani pertandingan di La Liga. Ditambah lagi bahwa gol tersebut menghantarkan timnya kepada kekalahan dan kekalahannya itupun termasuk yang pertama dimusim ini dan membuat posisi Madrid hanya terpaut satu poin dengan Sevilla.

Taklukan Madrid, Sevilla Tak Ingin Bicara Tentang Menjadi Juara Liga.

adil rami sevilla, adil rami, sevilla real madird, La liga, liga spanyol
adil rami sevilla

Adil Rami selaku pemain bertahan Sevilla belum lama ini melemparkan pujian kepada pelatihnya, Jorge Sampaoli, setelah berhasil mengalahkan sang pemuncak klasemen sementara di La Liga pekan lalu. Pertandingan yang diselenggarakan kemarin pada tanggal 17 Januari 2017 dan membuat sang pemuncak klasmen kalah dramatis dengan skor 2-1.

Pada pertandingan di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan itu, kedua kubu pada dasarnya tidak ada yang mendominasi permainan baik dalam hal kepemilikan bola maupun membuat peluang. Malah sang tuan rumah tertinggal satu angka lewat tendangan penalti Cristiano Ronaldo dimenit ke 67.

Namun Sevilla mencoba untuk menekan permainan dari Madrid hingga di lima menit terakhir Sergio Ramos tak sengaja memasukkan bola kegawangnya sendiri di menit ke 85. Dan tujuh menit kemudian saat memasuki injury time 90+2, Stevan Jovetic memastikan seluruh poin yang ada dimiliki klubnya melalui tendangan dari jarak jauh.

Seperti yang di ungkap Rami pada laman resmi klubnya, “Ini sangat sulit untuk mengalahkan Real Madrid. Bagi saya, penalti itu bukanlah penalti. Tapi kami memiliki pelatih hebat dan suporter luar biasa membuat kami bisa melewati ini,”.

Dengan terhentinya tren positif Real Madrid, membuat Sevilla kini berada diperingkat kedua klasemen dan hanya tertinggal satu poin saja dari Real Madrid yang berada diperingkat pertama namun sayangnya Madrid masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan hingga saat ini.

Walaupun sudah terlihat didepan mata ternyata Ia tak ingin mengatakan lebih dulu tentang kepastian timnya dalam meraih gelar pada akhir musim ini dengan kemenangan yang mereka raih terutama dalam menghadapi klub raksasa sekelas Madrid.

Masih dituliskan juga di official website setelah pertandingan tersebut “Kami tak memiliki batas, tapi kami tak ingin berbicara tentang memenangkan liga. Saya tak ingin mengatakan bahwa saya tak memikirkan ini, hanya saja kami masih jauh dan kami harus melanjutkan jalan ini,”

Ia menambahkan “Kami selalu bicara tentang Real Madrid, Barcelona atau keduanya. Namun saat ini setiap orang telah memandang Sevilla dan saya bangga akan hal ini,”.